Bacaan Terbaru

Manfaat Dan Keutamaan Bersedekah


Bersedekah adalah memberikan sesuatu kepada orang lain dengan tujuan mendatangkan kesenangan bagi si penerima. Wujudnya bisa berupa harta maupun akhlak “Senyum pun bisa termasuk sedekah”.
Sedekah berasal dari kata bahasa Arab “Shadaqoh”, yakni pemberian Muslim untuk sesama secara spontan dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Ini sebagai kebajikan mengharapkan ridha Allah SWT dan pahala semata.
Surah Al-Baqarah Ayat 261 menggambarkan betapa dahsyatnya keutamaan sedekah. Pahala dan manfaatnya akan dilipatgandakan bukan hanya satu atau sepuluh kelipatan melainkan hingga 700 kelipatan.
Dalam konteks sedekah harta, sedekah terbagi menjadi tiga yakni wajib seperti zakat dan sunat. Kata Infak dan sedekah dalam kondisi tertentu disejajarkan. Islam menekankan pentingnya bersedekah, sedekah merupakan bentuk solidaritas sosial.
Baik zakat, infak dan sedekah memiliki persamaan yakni berkontribusi pada pengentasan kemiskinan. Dari segi hukum zakat bersifat wajib, sedangkan infak dan sedekah sunat. Sedangkan infak dan sedekah tak ada nisab berbeda dengan zakat.

Surah At-Thalaq Ayat ke 7 “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan, orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Tiap pagi, ada malaikat turun guna mendoakan para pesedekah. Agar harta yang ia sedekahkan digantikan dengan jumlah yang lebih banyak”.
Anjuran bersedekah ini ditujukan kepada semua orang, baik yang sehat, yang sakit, yang berutang, yang kaya bahkan sampai yang miskin. Jika ingin meraih kesuksesan dunia dan akhirat maka bersedekahlah “Yakinlah Allah SWT akan menggantinya lebih”.
Keyakinan bersedekah dapat kita pelajari dan dijadikan contoh dari kisah Abu Bakar RA. Abu Bakar menyedekahkan keseluruhan hartanya dan hanya menyisakan keyakinan yang teguh kepada Allah dan Rasul-Nya. Tak pelak aksi sosok berjuluk as-Shiddiq itu membuat Umar bin Khatab angkat topi. Pasalnya Umar hanya mampu menyedekahkan separuh hartanya. Keputusan Abu Bakar itu pun mendapat respon positif dari Rasul.
Manfaat bersedekah tidak hanya diterima oleh penerima sedekah, tetapi faedahnya kembali pula ke para pesedekah. Seperti kisah Ali bin Abi Thalib mengenai peristiwa keajaiban bersedekah.
Suatu ketika, Ali sekeluarga tengah kelaparan, Fatimah menyuruh suaminya tersebut menjual selendang yang akhirnya terjual enam dirham. Saat hendak pulang kerumah Ali bertemu dengan seorang Ibu dengan anak di pelukannya mengalami nasib serupa dengannya yakni tidak bertemu dengan makanan.
Menantu Rasul itu pun memberikan enam dirham kepada ibu dan anak. Ia kemudian pulang dengan tangan hampa, di tengah perjalanan kerumahnya Ali bertemu seseorang yang memintanya untuk menjualkan unta milik orang tersebut seharga 40 dirham, tanpa disangka unta itu laku dengan harga 100 dirham sehingga Ali pun mendapat untung sebesar 60 dirham.
Kejadian itu pun langsung diadukan ke Nabi Muhammad. Rasul menanggapi bahwa demikianlah balasan sedekah, Allah melipat gandakan sepuluh kali lipat bahkan lebih. “Pemilik unta adalah Malaikat Mikail dan pembelinya adalah Malaikat Jibril” tutur Rasul.
Ada keutamaan bersedekah. Sedekah menghindarkan bencana, ini seperti hadis Rasulullah “Obatilah orang sakit di antara kalian dengan sedekah”. Ibnu Qayyim menjelaskan bahwa sedekah bisa memberikan pengaruh yang menakjubkan untuk menolak berbagai macam bencana sekalipun pelakunya pendosa, zalim atau bahkan orang kafir karena Allah SWT akan menghilangkan berbagai macam bencana dengan perantara sedekah tersebut.
Hadis Rasulullah yang lain menyebutkan “Sedekah juga bisa menghapus dosa dan kesalahan, melancarkan bisnis dan menjadikan harta terus berkah dan berkembang”. Ini seperti ditegaskan dalam Surah as-Saba Ayat 39 “Dengan bersedekah pula, pintu surga terbuka”.

Pahala sedekah akan terus mengalir meski orang tersebut telah meninggal. Diantaranya sedekah mushaf, pembangunan masjid, bahkan pembangunan irigasi air. Soal waktu sedekah tak ada ketentuan. Namun sering kali Ramadhan dijadikan sebagai momentum untuk bersedekah. Sebagaimana kisah Rasulullah, Konon Rasul adalah orang paling dermawan saat Bulan Suci tiba. ◊ ed. Nn

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan untuk anda tentang Manfaat Dan Keutamaan Bersedekah, semoga Bacaan ini dapat bermanfaat bagi anda semua.

Sarkomet berkata “Salam Satu Jiwa

Tidak ada komentar