Bacaan Terbaru

Pulau Pramuka Berjuluk Pulau Pramuka Cyber Island


Kabupaten Kepulauan Seribu terus tumbuh dan membangun. Penyiapan perangkat teknologi informasi seperti internet menjadi suatu keharusan, selain untuk menunjang pariwisata, juga dalam keseharian masyarakat yang tinggal di pulau tersebut juga membutuhkan kehadiran internet.

Pemerintah Kabupaten Kepuluan Seribu sampai saat ini telah memberikan fasilitas untuk mengakses internet secara gratis di semua pulau yang berpenghuni. Hingga saat ini dari 11 pulau yang menjadi bagian Kabupaten Kepulauan Seribu, hanya satu pulau yang belum ada jaringan internetnya yakni Pulau Sabira.

Akses teknologi informasi yang sudah menyentuh wilayah kepulauan ini merupakan kebanggaan tersendiri. Tidak hanya jajaran pemerintah yang harus akrab dengan penggunaan internet untuk berbagai keperluan tugas. Tapi juga masyarakat turut serta menikmati kemajuan teknologi tersebut. Selain itu, jaringan internet sangat diperlukan mengingat Kepulauan Seribu yang terdiri dari 11 pulau yang berpenghuni ini letaknya lumayan berjauhan. Sehingga sarana komunikasi menggunakan jaringan internet memiliki nilai strategis.

Untuk dapat mengakses internet secara gratis tersebut, upaya yang dilakukan Pemkab Kepulauan Seribu adalah membangun dua menara Base Transceiver Station (BTS). Dengan hadirnya dua BTS tersebut, diharapkan pada tahun 2017 mendatang kecepatan koneksi internet di wiJayah yang memiliki 110 pulau ini akan mencapai 10 Mbps.



Barangkali karena itulah, Ibu Kota Kabupaten yakni Pulau Pramuka kini berjuluk Cyber Island. Nama Pramuka Cyber Island seolah menjadi pembeda dari pulau-pulau lainnya. Di pulau ini sarana komunikasi maupun teknologi informasi bisa dinikmati layaknya di lima wilayah DKI lainnya.

Dengan hadirnya jaringan internet ini, Sudin Komunikasi, Informasi dan Humas Kepulauan Seribu yang berkantor di Kabupaten di Pulau Pramuka kini memiliki dua media yang bisa menjadi sumber informasi bagi masyarakat, khususnya warga Kepulauan Seribu. Dua media tersebut adalah media daring (dalam jaringan-red) http://beritapulauseribu.com/ serta Radio Kepulauan Seribu (RKS) 107,7 FM yang bisa didengar melalui streaming.

Kehadiran dua media ini diharapkan dapat membuat masyarakat pulau semakin terbuka dengan beragam informasi. Baik informasi seputar kegiatan di pulau maupun informasi mengenai DKI Jakarta umumnya. "Hampir setiap pulau punya lebih dari satu dermaga. Jadi setiap pagi sejak adzan subuh kita sudah mengudara di Kepulauan Seribu dan setiap dermaga," ujar Jipan Doli Nainggolan, Kasi Humas Kominfomas Kabupaten Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

Bukan hanya dermaga, sarana umum seperti Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang berada di Pulau Untung Jawa juga dilengkapi sarana untuk mengakses internet secara cuma-cuma. RPTRA Amiterdam yang baru saja diresmikan Gubernur DKI Jakarta pada 10 Oktober lalu ini diharapkan dapat menjadi sarana belajar mengajar bagi siswa dan masyarakat. "Pagi dan sore, anak-anak di bawah pohon belajar dengan memanfaatkan sarana internet. Untuk memberikan keamanan beberapa laman yang tidak mendidik kami blokir," jelas Kasudin Kominfomas Kepulauan Seribu Bandok Eko Priambodo.


Untungkan Masyarakat

Menurut Sudin Kominfomas Kepulauan Seribu, sebutan Pramuka Cyber Island muncul saat adanya bantuan seperangkat komputer berbasis jaringan internet dari satu peruahaan telekomunikasi pada tahun 2009. Bantuan itu diberikan untuk memperluas jaringan yang dimiliki perusahaan tersebut sekaligus mempromosikan produk-produknya.

Kemudian bantuan dari perusahaan yang sama datang kembali dengan paket perangkat komputer berikut pendingin udara di empat titik, yakni di rumah sakit, di sekolah dan taman bacaan anak serta di Kantor rukun warga. Sejak komputerisasi dan jaringan internet masuk di Kepulauan Seribu barangKali sejak itu Pulau Pramuka disebut Cyber Island.

Dampak kehadiran Internet tidak hanya meningkatkan Jumlah pengunjung wisatawan ke Pulau Seribu. Karena banyaknya informasi yang tersedia di dunia maya arus wisatawan ke berbagai pulau di Kepulauan Seribu pun meningkat setiap akhir pekannya. Dari sisi kegiatan masyarakat juga membawa manfaat, khususnya bagi dunia pendidikan di Kepulauan Seribu. Pelajar bisa mencari tambahan informasi pelajaran dari internet, sementara para pendidiknya juga bisa meluaskan wawasannya dari informasi yang ada di dunia maya.





Keberadaan internet melalui wifi yang ada di Kepulauan Seribu juga sangat bermanfaat bagi pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan. Sejalan dengan itu sejak tahun 2015 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menggunakan sistem elektronik dalam setiap kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang dilakukan di tiap tingkat kelurahan, kecamatan, kota, hingga provinsi. Pegawai pun membutuhkan sarana internet untuk kegiatannya.

Meski demikian masih ada 'Pekerjaan Rumah' bagi Pemkab Kepulauan Seribu terkait masih adanya Pulau Sabira yang belum bisa mengakses internet gratis. Hal ini tentunya menjadi keprihatinan sendiri. Bandok Eko Priambodho Kasudin Kominfomas Kepulauan Seribu berharap semoga tahun anggaran 2017 hal itu bisa teratasi. "Sudah 99% pulau kita dapat akses internet gratis tinggal Pulau Sabira yang belum. Semoga tahun 2017 tidak gagal lelang lagi untuk sarana wifinya," ucap Bandok optimis. (Berbagai Sumber)

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan untuk anda tentang “Pulau Pramuka Sebagai Pulau Cyber”, semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda semua.
Sarkomet berkata “Salam Satu Jiwa”.

2 komentar:

  1. Mantaap gan.. semoga seluruh pulau di indonesia semuanya bisa mengakses internet

    BalasHapus
  2. Keren banget, moga daerah-daerah lain ketularan ya gan wkwkwk

    BalasHapus