Bacaan Terbaru

7 Cara Menjadi Ayah Hebat dan Suami Yang Baik

Dengan ketulusan dan kasih sayang, seorang suami dapat menjadi ayah yang hebat bagi keluarganya dan menjadikan rumah nyaman.

Menjadi ayah ternyata perlu belajar dari
pengalaman hidup, dimulai dari kegiatan kesehari-hariannya termasuk hal-hal yang mungkin dianggap sepele dan remeh, perilaku dan tindakan ayah sering menjadi rujukan anak, peran ayah sebagai kepala keluarga sangat vital, apalagi jika ingin menjadi ayah teladan bagi anak-anak dan istri tercinta. 


Menjadi ayah yang hebat harus mampu menjadi contoh teladan dan figur yang baik untuk anak-anaknya, meskipun dengan semua kesibukan dan waktu yang sangat sedikit untuk berkumpul bersama keluarga di rumah karena harus seharian penuh berada di luar rumah untuk mencari nafkah namun tidak kemudian menghilangkan begitu saja peran anda sebagai seorang ayah di dalam sebuah keluarga. Lalu bagaimana caranya agar dapat menjadi ayah yang hebat untuk keluarga?

PERAN AYAH

Ayah memiliki posisi yang sangat sentral dalam sebuah keluarga. Ia adalah kepala keluarga yang bertugas melindungi, menjamin keselamatan, membuat kebahagiaan serta mengemban tugas mensejahterakan keluarga, peran menjadi ayah memang tidak ringan dan mudah, tapi bukan berarti berat untuk dijalankan. Jika dilakukan dengan sungguh-sungguh dan ikhlas, istri dan anak-anak anda akan merasakan hasilnya yakni kebahagiaan.

Sesungguhnya, peran seorang ayah sebagai kepala keluarga sudah dimulai sejak sang istri mengandung, yakni ketika awal pertumbuhan janin di dalam rahim istri anda, seorang ayah harus selalu siap sedia mendampingi serta membantu istri tercinta hingga saat proses melahirkan. Setelah anak anda lahir, peran yang kemudian harus diemban oleh seorang ayah makin kompleks dan sangat penting.

Yang pertama memenuhi kebutuhan pokok, kedua menyiapkan susu, pakaian anak dan semua kebutuhan istri yang baru saja melahirkan, ketiga mengurusi semua kebutuhan dapur dan kebutuhan rumah lainnya juga bertambah komplek dibandingkan sebelum mempunyai anak, kedepannya kebutuhan tambahan untuk si kecil seperti biaya pendidikan dan kesehatan juga harus dapat terpenuhi.

Bagaimana ketika si kecil sudah memasuki masa kanak-kanak? Pada masa ini, ayah harus lebih kreatif dan ekstra hati-hati ketika sedang mengajari anak anda, masa kanak-kanak adalah masa pengenalan di mana anak anda sudah mulai kritis, anak anda sering mencontoh tingkah laku orang dewasa yang ada disekitarnya, apa yang dilakukan orang dewasa tersebut sering ditirukan oleh anak-anak yang berusia 4 sampai 6 tahun. Oleh karena itu, pada masa ini peran ayah harus memberi contoh tauladan yang baik pada anak-anaknya.


Salah satu contohya yakni kebiasaan ayah merokok, jika ayah merokok mau tak mau, suka tidak suka, ia harus dapat menghentikan kebiasaan ini, jika memang tidak bisa berhenti total, setidaknya ia tidak merokok di depan anaknya. Jika tetap melakukannya, seorang ayah jangan kaget kalau anak Anda merengek-rengek atau sembunyi-sembunyi mencoba mencari sumber nikotin ini.

Jika si kecil berbuat kesalahan, coba nasihati dengan kata-kata baik, jangan sampai mengeluarkan kata kasar terlebih kata-kata kotor di depan anak, perkataan yang keluar dari mulut ayah, sangat ampuh dan mujarab dapat langsung ditiru oleh anak seperti apa yang dilakukan ayah di depan anak mereka, perkataan dan tindakan ayah akan menjadi sebuah tolok ukur anak dalam berbicara dan bertindak.

Karena itu, kebiasaan buruk seorang ayah akan sangat mungkin dapat langsung menular ke anak. Lantas bagaimana solusi dan caranya? Memberi contoh ucapan dan tindakan yang baik adalah cara yang paling baik dan tepat agar anak anda juga berperilaku baik.

Berikut ini 7 (Tujuh) cara untuk menjadi seorang ayah yang hebat bagi keluarga kecilnya :
1.    Sediakan waktu senggang anda bersama keluarga

Ketika kita sudah sampai di rumah sepulang bekerja pastinya sebagian besar dari kita ingin langsung segera beristirahat dirumah dan bersantai dengan berbagai aktivitas ringan lainnya yang menyenangkan. Memang tidak ada salahnya dengan semua hal tersebut, hanya saja kalau bisa sebaiknya sambil melakukan aktivitas tersebut kita juga dapat meluangkan waktu untuk bermain bersama anak-anak kita. Manfaatkan sebaik mungkin waktu senggang anda setelah seharian diluar rumah agar dapat lebih dekat dengan anak-anak anda serta mencari tahu apa saja kegiatan yang dilakukan anak anda setiap harinya.

Jangan sampai anda melewatkan pertumbuhan masa kecil mereka, karena ketika mereka sudah semakin tumbuh dan menjadi dewasa, mereka juga akan memiliki banyak sekali kegiatan sehingga semakin sedikit waktu yang dapat mereka habiskan bersama anda dan keluarga. Anda tidak dapat menyuruh mereka untuk menjadi anak yang patuh dan berbakti kepada orangtuanya jika anda sendiri tidak begitu dekat dengan mereka sejak mereka masih kecil.

2.    Membantu Istri Mengerjakan Pekerjaan Rumah

Belajarlah untuk sekali waktu membantu pekerjaan rumah tangga anda seperti memasak dan menyiapkan makanan untuk anak anda, menyuapi anak, memandikan mereka, membantu mengerjakan PR sekolahnya hingga kegiatan kecil lainnya seperti mengantar mereka ke tempat tidurnya. Memang semua kegiatan tersebut biasanya hanya dikerjakan oleh seorang ibu rumah tangga, namun tidak berarti tidak dapat dilakukan oleh seorang ayah.

Malahan dengan anda mengerjakan semua kegiatan tersebut maka dapat anda jadikan sebuah media untuk membangun dan menciptakan hubungan yang lebih dekat antara anda dan anak anda. Bahkan antara Anda dan anak anda akan terbentuk sebuah ikatan emosional yang sangat kuat, seperti halnya hubungan ibu dan anak-anaknya.

3.    Menjadi Contoh Tauladan Yang Baik

Kalau anda adalah seorang ayah yang mempunyai kebiasaan merokok maka sebaiknya segeralah berhenti. Mengapa demikian, karena semua hal tersebut bukan hanya untuk kepentingan anda saja tetapi juga untuk kebaikan dan kesehatan anak-anak anda pastinya. Kebiasaan serta perilaku negatif yang anda lakukan dapat berpengaruh pada karakter dan sifat anak anda nantinya di masa depan mereka. Untuk dapat menjadi seorang ayah yang dikagumi anak-anak anda, harus bisa menjadi tauladan dan contoh yang baik untuk anak-anak sehingga mereka memiliki perkembangan dan pertumbuhan karakter yang baik.

4.    Menumbuhkan Kepercayaan Diri Anak Anda

Membentuk anak agar memiliki kepercayaan diri merupakan sebuah tugas penting untuk seorang ayah. Ada banyak metode dan cara bagi seorang ayah untuk mengajari anak-anaknya supaya memiliki kepercayaan diri. Berikan banyak waktu bersama anak anda untuk berbicara serta mendengarkan mereka, mengetahui semua prestasi mereka, memberi mereka semangat, mengajari mereka berbagai macam hal positif lainnya yang bisa membuat anak anda menjadi percaya diri.

5.    Berusaha Menjadi Ayah Yang Baik Untuk Istri Anda

Untuk menjadi seorang ayah yang hebat bagi anak kita, tentu yang pertama kita harus bisa menjadi ayah yang baik untuk ibu anak-anak kita. Cobalah berusaha untuk tidak cekcok atau bertengkar dengan istri anda ketika di depan anak-anak anda. Ketika Anda emosi atau memiliki masalah dengan istri Anda di rumah cobalah berusaha untuk tidak mengeluarkan kata-kata kasar kepada istri Anda. Namun sebaliknya coba tunjukkanlah kepada anak-anak anda beberapa kebaikan dan perhatian yang tulus seperti memberikan senyuman, pelukan bahkan ciuman mesra di kening istri anda selaku ibu mereka. Dengan begitu anda akan dapat menjadi seorang ayah yang hebat dan tauladan yang baik bagi anak-anak anda dan juga istri anda.

6.    Perlihatkanlah Kasih Sayang Anda
Anak-anak butuh ketenteraman dan kenyamanan yang ditunjukkan dengan cara bahwa mereka diinginkan, mereka selalu diterima dan dikasihi oleh keluarga. Orangtua,  terutama Ayah, perlu membiasakan diri untuk merangkul anak-anak mereka, memperlihatkan kasih sayang setiap hari kepada anak anda adalah cara terbaik untuk memberitahukan kepada mereka bahwa Anda sangat sayang kepada mereka.

7.    Sadari Bahwa Tugas seorang Ayah Tidak Pernah Selesai

Bahkan, setelah anak-anak anda sudah besar dan siap untuk meninggalkan rumah pun, mereka akan tetap mencari panutan serta nasihat dari Ayahnya. Entah itu soal meneruskan pendidikan, mencari pekerjaan baru, atau bahkan melangsungkan pernikahan, seorang Ayah akan terus memainkan peran penting dalam kehidupan anak-anaknya, sementara mereka tumbuh, menikah dan membangun keluarga sendiri.

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan untuk anda tentang “7 Cara Menjadi Ayah dan Suami Yang Baik”, semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda semua.
Sarkomet berkata “Salam Satu Jiwa

Tidak ada komentar