Bacaan Terbaru

Perubahan Gaya Hidup Remaja Era Globalisasi


Masa remaja adalah masa yang paling indah. Sudah banyak hal yang telah dialami pada masa pertumbuhan remaja dari masa kanak-kanak menuju ke tingkat dewasa, suatu proses yang pasti semua anak telah, sedang dan akan selalu terjadi dalam sebuah proses masa tumbuh kembang transisi remaja. Didalam kehidupan dunia remaja memang sangat unik, seluruh peristiwa dan kejadian terjadi dan sering menimbulkan ide-ide cemerlang, menarik dan positif. Tetapi di lain sisi, tidak sedikit juga peristiwa dan hal-hal yang negatif pasti akan terjadi. Salah satu hal yang sangat menarik dan pasti semua akan terjadi dalam dunia remaja saat ini adalah pertumbuhan remaja yang mencontek gaya hidup modern.


Seorang Remaja yang ingin memasuki perguruan tinggi atau perkuliahan pasti mendapatkan lebih banyak materi kognitif dan berbagai pengalaman yang lebih mendewasakan pola berfikir, dia dapat merencanakan sebuah ide masa depan yang lebih realitas, masa remaja yang transisi dan ambisius mulai dihilangkan. Sifat  emosional dan kognitif yang sudah matang membuat remaja dapat menganalisis hakikat dan mengevaluasi ulang apa yang dilakukannya.

Belakangan ini, trend gaya hidup sering kali disalahgunakan oleh sebagian besar remaja, terlebih para remaja yang berada dalam kota-kota besar seperti Metropolitan, mereka cenderung memilih bergaya hidup dengan mengikuti mode masa kini yang sedang trend. Sudah dapat dipastikan, mode yang mereka tiru adalah mode dari dunia barat. Jika mereka dapat menyaring dan mentelaah dengan baik dan tepat, maka pengaruhnya juga akan positif, tetapi sebaliknya, jika mereka tidak pintar dalam menyaring dan mentelaah mode dari dunia barat tersebut, maka akan sangat berpengaruh negatif bagi mereka sendiri. 


Salah satu contoh yang sangat fenomenal mengenai gaya hidup para remaja yang mengikuti mode dunia barat dalam kehidupan kita sehari-hari adalah masalah "busana". Masalah busana atau pakaian yang digunakan para remaja masa kini akan selalu disejajarkan dengan perkembangan zaman dan teknologi saat ini.





Contoh trend gaya hidup remaja yang mengikuti dunia barat saat ini adalah sudah sering kita melihat di sekitar kita perempuan yang sangat cuek memakai celana pendek di depan umum padahal itu sangat berlawanan dengan ajaran agama Islam yaitu perempuan hendaknya menutup aurat kecuali telapak tangan dan muka bagi seorang perempuan yang beragama Islam. 

Yang lebih menyakitkan dan sangat menyedihkan lagi adalah rata-rata hampir semua stasiun televisi yang menghadirkan iklan dengan model-model wanita berpakaian mini. Rata-rata mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki tubuh wanita hampir ada semuanya di setiap iklan-iklan yang ditayangkan di televisi. Contoh kecil iklan model perempuan yakni adegan dimana bagian rambut dan kepala yang dipakai untuk iklan shampoo, bagian tangan, perut dan kaki yang dipakai untuk iklan lotion tubuh, serta busana-busana trend masa kini, dan lain-lain. 


Sudah dapat dipastikan bahwa semua orang yang menonton acara televisi di seluruh wilayah Indonesia 75% pasti akan mengikuti trend mode yang sudah di tayangkan di televisi. Dan bukan hanya orang-orang di kota-kota besar seperti metropolitan saja yang mengikuti trend mode masa kini bahkan di perkampungan dan perdesaan bahkan perdalaman pun banyak yang mengikutinya selama mereka menanggapi iklan itu dengan negatif.




Sedangkan kita sadar dan mengerti bahwa Indonesia terkenal dengan kesopanan, budi luhur serta adat-istiadatnya yang saat ini masih kental. Namun ternyata sebagian remaja Indonesia kemudian meniru atau bahkan sudah sangat jauh mengikuti mode dunia barat tanpa menyaringnya secara baik. Contoh selanjutnya yaitu, sebagian gaya hidup remaja yang mengikuti budaya dunia barat adalah mengkonsumsi alkohol, narkotika, dan barang haram lainnya. 


Mereka yang mengikuti trend dunia barat beranggapan bahwa jika tidak mengkonsumsi barang-barang haram tersebut, maka ia akan dinilai sebagai masyarakat yang jadul atau tidak gaul, ini merupakan salah satu contoh yang salah atau tidak baik, karena jika mereka mengkonsumsi barang-barang haram tersebut bisa merusak kesehatan dan mental mereka, terlebih saat ini mereka dalam tahap masa perkembangan, terutama bagi pengguna narkotika, dampak negatif mengkonsumsi narkotika adalah mereka dapat mengalami gangguan syaraf pada jaringan otak yang tidak berjalan sempurna, sehingga dapat mengalami gangguan mental dan kejiwaan.



Sebenarnya yang melatar belakangi perkembangan gaya hidup modern saat ini adalah arus globalisasi yang mengharuskan kita untuk mengikuti tuntutan perkembangan zaman modern masa kini, yaitu : pergunakan waktu sebaik-baiknya sebagai sesuatu yang sangat berharga (“Time is Money”) dan anti gaptek (”gagap teknologi”). Dengan demikian, tuntutan dari perkembangan trend masa kini adalah kita harus dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan juga harus dapat terus mengikuti perkembangan teknologi baru di segala bidang kehidupan.


Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa perkembangan gaya hidup anak remaja sudah sangat-sangat berbeda dengan gaya hidup anak remaja zaman dulu. Kalau dahulu, anak remajanya belum begitu mengenal yang namanya komputer, Handphone, fashion, atau berbagai macam model game konsule. Kini justru sebaliknya, Anak remaja atau istilah lainnya yang paling ngetrend ABG (Anak Baru Gede) justru mengikuti hal-hal tersebut, dan menjadikan gaya hidup tersebut setiap harinya. 


Maka apa yang pernah dikatakan oleh filsafat sufi "Baudrillard" beberapa abad yang lalu memang ada benarnya juga yakni gaya hidup manusia zaman kini (baca "zaman modern") dibuat oleh pabrik-pabrik imajinasi (pikiran masa depan) bukan oleh nilai-nilai moral yang beberapa waktu lalu pernah mendapatkan tempat istimewa dalam kehidupan manusia. oleh karena itu, apa yang telah di ceritakan oleh beliau memang tepat, dan benar. Yang mana hal tersebut sudah dapat kita temukan dalam perkembangan gaya hidup remaja masa kini.



Di era kehidupan modern ini, memang para remaja dituntut untuk berhati - hati dalam melakukan segala hal. Baik dalam pergaulan, maupun dalam penerapan kehidupan yang mereka jalani. Jika kita teliti secara logika minum - minuman keras dan narkotika dapat merusak kesehatan dan mental seseorang yang mengkonsumsinya tetapi mereka seakan acuh dengan istilah itu. Untuk itu di zaman yang serba modern ini para orang tua yang sudah mempunyai anak usia remaja harus betul-betul memantau pergaulan, teman-teman, dan gaya hidup yang mereka gunakan. Dan untuk para remaja harus lebih berhati-hati dalam menerima informasi budaya dari luar dan harus bisa menyaring budaya dari luar secara baik dan benar.


Keluarga bagi anak-anak merupakan tempat untuk memenuhi kebutuhan mereka yang sangat mendambakan keakraban dan kehangatan, memupuk rasa percaya pada diri sendiri ketika dalam pergaulan dengan teman maupun pengambilan keputusan dan tindakan sendiri. Peran dan tanggung jawab para orangtua dalam pembinaan akhlak kepada anak-anak mereka adalah dengan memberi pengajaran yang baik, dalam rangka menciptakan kerangka kerukunan hidup keluarga yang tenang, tentram, damai, bersukacita dan sejahtera yang merupakan sumber-sumber kebahagiaan hidup keluarga dan nilai-nilai hidup yang sangat berharga bagi keluarga.



Orangtua harus dapat dan bahkan wajib mengajarkan anak-anak mereka untuk patuh kepada segala sesuatu hal yang telah disepakati bersama-sama. Tujuan dari semua aturan dan disiplin didalam keluarga bukan sekedar agar anak patuh kepada orangtuanya, melainkan menjadikan aturan-aturan itu sebagai alat pembelajaran. 


Perhatian dan pengawasan dari orangtua maupun guru terhadap remaja harus lebih besar dan lebih persuasif terhadap mereka, sehingga mereka dapat lebih terbuka dan mudah untuk diarahkan. Komunikasi dua arah yang baik antara orangtua, guru, dan remaja serta menyaring perkembangan tentang era globalisasi dan arus informasi luar harus terus diikuti dan diawasi oleh orang tua dan guru.

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan untuk anda tentang Gaya Hidup Remaja Era Globalisasi, semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda semua.

Sarkomet berkata “Salam Satu Jiwa”.

Tidak ada komentar