Bacaan Terbaru

Mari Dukung Program Indonesia Pintar

 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,- Program Indonesia Pintar (PIP) tidak hanya diperuntukkan bagi peserta didik di lembaga pendidikan formal melainkan juga para warga pelajar untuk lembaga pendidikan nonformal. Pelaksanaan program ini menjadi salah satu poin dari prioritas pembangunan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawacita, selain itu Program Indonesia Pintar bahkan telah menjadi salah satu program nasional yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2015-2019.


Secara umum, Program Indonesia Pintar diluncurkan dengan beberapa tujuan diantaranya untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan dasar dan menengah, meningkatkan angka keberlanjutan pendidikan yang ditandai dengan menurunnya angka putus sekolah dan angka melanjutkan, menurunnya kesenjangan partisipasi pendidikan antar kelompok masyarakat dan meningkatkan kesiapan siswa pendidikan menengah untuk memasuki pasar kerja atau melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.

Program Indonesia Pintar dilaksanakan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Pintar sebagai penanda dan digunakan untuk menjamin serta memastikan seluruh anak usia sekolah (6-21 tahun) dari keluarga pemegang KKS untuk mendapatkan manfaat Program Indonesia Pintar bila terdaftar di sekolah, madrasah, pondok pesantren, kelompok belajar (Kejar paket A/B/C) atau lembaga pelatihan maupun kursus. 

Ada dua syarat yang harus dipenuhi pemegang Kartu Indonesia Pintar yaitu berstatus sebagai peserta didik di sekolah atau pendidikan kesetaraan atau di lembaga kursus dan pelatihan serta namanya terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Ada tujuh prioritas penerima Kartu Indonesia Pintar diantaranya anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu yang ditetapkan oleh pemerintah pada 2016, anak usia sekolah dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang telah menerima bantuan Program Indonesia Pintar pada 2015 dari Kemendikbud dan Kemenag, anak usia sekolah dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH). Selanjutnya yaitu ada usia sekolah yang tinggal di panti asuhan/sosial, siswa/santri dari pondok pesantren yang keluarga/rumah tangganya memiliki KKS, anak usia sekolah yang terancam putus sekolah karena kesulitan ekonomi dan/atau korban musibah berkepanjangan bencana alam.
Image result for kartu indonesia pintar

Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan perbaikan dari Program Bantuan Siswa Miskin dengan memperluas cakupan program, buhan hanya siswa miskin yang ada di persekolahan tetapi termasuk anak usia sekolah dari keluarga miskin yang sudah putus sekolah atau tidak melanjutkan. Program Indonesia Pintar juga dimaksudkan untuk menarik siswa putus sekolah (drop out) atau tidak melanjutkan agar kembali mendapatkan layanan pendidikan di sekolah/sanggar kegiatan belajar/lembaga kursus dan pelatihan atau satuan pendidikan nonformal lainnya.

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan untuk anda tentang "Dukungan Penuh Program Indonesia Pintar", semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda semua.
Sarkomet berkata “Salam Satu Jiwa”.

Tidak ada komentar