Bacaan Terbaru

Manajemen Keselamatan Kapal (ISM Code)

Manajemen Keselamatan Kapal
Kementerian Perhubungan, Sebagai salah satu moda transportasi yang digunakan untuk pengangkutan diperairan maka kapal memiliki peranan yang sangat penting dalam menjamin terselenggaranya konektivitas antar pulau dan distribusi logistik nasional melalui transportasi laut. Pengoperasian kapal harus memperhatikan aspek keselamatan dan perlindungan lingkungan untuk menjamin keselamatan operasional kapal sehingga dibutuhkan peran aktif dari Manajemen/operator kapal dan crew kapal dalam penerapan sistem manajemen keselamatan kapal.
ISM Code Merupakan suatu sistem manajemen untuk mengoperasikan kapal dengan aman dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan yang diberlakukan  secara internasional. Hal-hal yang melatar belakangi ISM Code yaitu banyaknya kecelakaan di laut, terjadinya pencemaran, banyaknya kecelakaan yang disebabkan “human error”, dan kesadaran akan keselamatan pelayaran meningkat.
ISM Code memberikan jaminan berupa:
·     Keselamatan dan Pencegahan Pencemaran Terjamin
·  Pelayanan operasi kapal direncanakan dan dilaksanakan secara sistematis dengan melakukan monitoring yang berkelanjutan.
·   Metode kontrol dapat terlaksana karena tersedianya data    yang teratur sebagai bahan kajian.
·   Terbuka kesempatan untuk melakukan tindakan perbaikan yang efektif guna mencegah terulangnya masalah yang sama.
ISM Code diterapkan :
·     secara internasional berlaku bagi semua jenis kapal
·   Pemberlakuan secara domestik diserahkan kepada masing- masing pemerintah
MULAI
SEMUA UKURAN
GT≥500
1 Juli 1998
kpl penumpang
kpl penumpang kecepatan tinggi
kpl penumpang penyeberangan
kpl tangki minyak
kpl tangki bahan kimia
kpl pengangkut gas cair
kpl pengangkut muatan curah
kpl barang kecepatan tinggi
1 Juli 2002
---
kpl barang lainnya
modu

Jenis dan ukuran kapal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) meliputi:
·     Kapal penumpang, termasuk kapal penumpang kecepatan tinggi semua ukuran;
·   Kapal tangki minyak, kapal tangki pengangkut bahan kimia, dan kapal pengangkut gas dengan ukuran tonase kotor lebih besar atau sama dengan GT 150 (seratus lima puluh Gross Tonnage); dan
·    Kapal barang lainnya, kapal barang kecepatan tinggi, kapal pengangkut curah, kapal ikan, unit pengeboran lepas pantai yang bergerak (Mobile Offshore Drilling Unit), dan unit penampungan/produksi terapung (Floating Storage Unit and Offloading/Floating Production Storage and Off-loading Facilities) termasuk tongkang berawak dengan ukuran tonase kotor lebih besar atau sama dengan GT 500 (lima ratus Gross Tonnage).


   Demikian informasi yang dapat saya sampaikan untuk anda tentang Manajemen Keselamatan Kapal (ISM Code), semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda semua.
Sarkomet berkata “Salam Metal”.

Tidak ada komentar