Bacaan Terbaru

Bunga Tidur : Firasat atau Mimpi


Mimpi biasanya sering disebut sebagai bunga tidur. Akan tetapi, mimpi itu ada yang menyenangkan dan yang tidak. Mimpi yang menyenangkan menyebabkan kita berbahagia. Saat terjaga, serasa hati berbunga dan tak jarang kadang mata ingin dipejamkan kembali untuk sekedar melanjutkan mimpi indah yang terputus. Sebaliknya, mimpi yang jelek lagi menakutkan membuat resah dan sedih. Anda mungkin termasuk tipe orang yang sering bermimpi ketika sedang tidur. Mimpi apakah yang sering Anda alami?

Terkadang ada yang menganggap mimpi itu hanya lah bunga tidur semata sebagai penghias malam nan indah. Ada juga yang menganggapnya sebagai hal yang penting, sehingga dengan telaten mencatat setiap mimpi-mimpinya setiap bangun tidur. Sadar atau tidak, mimpi itu selalu berkaitan dengan kenyataan.



Bangun tidur dengan mimpi yang kelihatan seperti nyata sekali akan membuat pagi Anda terasa sangat berbeda. Bagaimana tidak, tanpa harus beranjak hanya pergi tidur Anda seakan dibawa ke petualangan yang terasa benar, bahkan ketika sudah terbangun dari mimpi tersebut masih saja terngiang-ngiang mimpi yang telah kita alami tadi. Apalagi beberapa saat sesudahnya, terjadi sesuatu yang tidak disangka-sangka, pasti anda akan mulai menghubungkan mimpi semalam dengan kejadian itu, kok sepertinya ada hubungan di antara keduanya.

Syukur kalau mimpi indah, kalau mimpi menyeramkan bagaimana? Jangan khawatir jika anda bermimpi menyeramkan. Mimpi-mimpi begitu biasanya hanya membesar-besarkan dan mengada-ada situasi atau kejadian yang anda sedang alami atau sesuatu kejadian yang mungkin akan berlaku. Mimpi menyeramkan biasanya mencerminkan sesuatu yang ada dengan situasi di masa lampau/masa kini atau bakal kejadian tersebut akan terjadi. Jadi janganlah anda risau jika mimpi menyeramkan anda itu sangat menakutkan.



Mimpi sangat erat hubungannya dengan pengalaman keseharian seseorang atau bisa juga berupa harapan dan kebutuhan yang di tekan dari pikiran sadar. Sederhananya, siang hari atau beberapa saat sebelum tertidur kita akan mengalami sebuah peristiwa yang memicu gejolak emosi yang cukup intens. Maka pengalaman ini bisa terbawa dalam mimpi saat malam hari ketika kita tidur. Itu salah satu alasan kenapa sebelum tidur harus berdoa dulu dan bacaan zikir sebagai meditasi. Sementara itu, ketika kita memikirkan sebuah hasil nyata dari usaha, misalnya memiliki pekerjaan, dan kita terus memikirkannya dengan melibatkan segenap emosi positif berenergi tinggi (harapan, cinta, kasih sayang, bangga), maka ini bisa terbawa dalam mimpi saat kita tidur. Jadi, benar kalau dikatakan bawah mimpi terjadi dalam pikiran bawah sadar kita.


Menurut wikipedia, Mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra lainnya ketika dalam keadaan tidur, terutama saat tidur yang disertai dengan pergerakan mata yang cepat. Kejadian dalam mimpi biasanya hal yang sangat mustahil terjadi dalam dunia nyata, dan di luar kuasa pemimpi. Pengecualiannya adalah dalam mimpi yang menurut istilah dapat disebut lucid dreaming. Dalam mimpi demikian, pemimpi pasti menyadari bahwa dia sedang bermimpi saat mimpi tersebut masih berlangsung, dan kadang-kadang pemimpi tersebut mampu mengubah lingkungan dalam mimpinya serta mampu mengendalikan beberapa aspek dalam mimpi tersebut. Pemimpi juga dapat merasakan perasaan emosi ketika sedang bermimpi, misalnya emosi ketakutan dalam mimpi buruk atau menyeramkan. Ilmu yang mempelajari mimpi ini disebut oneirologi.



Dalam penjelasan agama Islam, banyak sekali ayat-ayat Al Qur'an dan riwayat Nabi yang menceritakan masalah mimpi. Seperti contoh, Surat Ash-Shaaffaat (37) ayat 102 yang mengisahkan mimpi Nabi Ibrahim ketika diharuskan menyebelih Ismail, putra kandungya sendiri. Ada pula Surat Al Fath (48) ayat 27 mengenai mimpi Rasulullah SAW sebelum melakukan Perjanjian Hudaibiyah. dan satu lagi tentang mimpi-mimpi Nabi Yusuf pada Surat Yusuf (12) ayat 43. Mimpi-mimpi yang berasal dalam Al Qur'an umumnya terjadi dan mengisyaratkan kenabian".

Dalam hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim menyebutkan bahwa: "Mimpi itu terdiri dari tiga bagian. yang Pertama Mimpi yang baik merupakan kabar gembira dari Allah. Kedua Mimpi yang menyedihkan berasal dari setan, dan Ketiga mimpi yang datang dari obsesi seseorang". untuk mimpi yang kedua jika salah seorang di antara kalian mengalami mimpi yang menyedihkan, hendaklah dia bangun lalu shalat dan tidak menceritakannya kepada orang lain terlebih kepada orang yang mempunyai sifat syirik kepada kita".




Demikian informasi yang dapat saya sampaikan untuk anda tentang "Bunga Tidur : Firasat atau Mimpi"
, semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda semua.


Sarkomet berkata “Salam Satu Jiwa”.

8 komentar:

  1. wah, lumayan nih buat nambah ilmu ane :D

    BalasHapus
  2. kalau pengalaman saya, terkadang mimpi bisa menjadi tanda akan terjadinya sesuatu alias firasat tapi kadang juga sekedar bunga tidur..

    BalasHapus
  3. Saya lebih condong ke bunga tidur daripada firasat gan, hehehe

    BalasHapus
  4. Wah infonya menarik bngt nih,makasih ya gan atas informasinya

    BalasHapus
  5. keren gan info nya
    makasih banget gan, ane jadi tau apa itu mimpi sebenarnya

    BalasHapus
  6. kalau bermimpi pasti sering dihubungkan dengan "kata orang tua " ..hehe

    BalasHapus
  7. Nice info gan.. memang kadan-kadang mimpi juga berhubungan dengan alam sadar kita, hingga akhirnya terbawa dalam mimpi

    BalasHapus
  8. iya gan saya juga pernah sesekali mimpi sesuatu yang akan terjdi, tapi nantinya rasanya juga cuma kayak dejavu

    BalasHapus