Bacaan Terbaru

Bahasa Indonesia Sebagai Jati Diri Bangsa

Bahasa Indonesia harus bisa menjadi tuan di atas rumah sendiri. Sebagaimana slogan yang terus didengungkan oleh Badan Bahasa yakni “Utamakan bahasa Indonesia, Lestarikan bahasa daerah dan Kuasai bahasa asing”. Bahasa Indonesia berfungsi sebagai jati diri bangsa, kebanggaan nasional, sarana pemersatu berbagai suku bangsa serta sarana komunikasi antar daerah dan antar budaya daerah. Bahasa Indonesia harus lebih didahulukan ketimbang bahasa asing pada papan informasi dan pengumuman, dalam membuat pengumuman di ruang publik harus mendahulukan penggunaan bahasa Indonesia, kemudian penulisan bahasa asing bisa ditambahkan dengan ketentuan penggunaan huruf bahasa Indonesia yang lebih besar.

Penggunaan bahasa Indonesia sebagai jatidiri bangsa semakin diperkuat dan diperluas, penguatan bahasa Indonesia itu antara lain dapat dilakukan melalui pendidikan dan pembinaan, sedangkan perluasannya dapat ditempuh dengan cara menggali lebih banyak lagi kosa kata dan mengenalkannya kepada masyarakat luas. Selain itu, mengenalkan bahasa Indonesia kepada penutur asing sangat penting semakin banyak orang asing yang mengenal bahasa Indonesia semakin baik, sebab ke depan bahasa Indonesia dapat menjadi bahasa internasional yang dapat digunakan sebagai bahasa pengantar diplomasi maupun keperluan akademik.


Ada banyak cara mempopulerkan bahasa negara, termasuk bahasa Indonesia, oleh karena itu Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) menjadi salah satu ikon dari bahasa Indonesia melalui Badan Bahasa. UKBI memiliki tujuh peringkat kompetensi, UKBI juga merupakan salah satu perangkat untuk menyiapkan bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional, strateginya bekerja sama dengan para ketua program studi untuk mengimbau para mahasiswa, khususnya dari prodi bahasa Indonesia agar mengikuti UKBI.

Badan bahasa juga memprioritaskan program peningkatan keterampilan berbahasa bagi guru-guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Dalam bidang konservasi dan revitalisasi bahasa dan sastra daerah, Badan bahasa telah menyurati para kepala daerah tentang status bahasa daerah yang ada di daerah dengan status vitalitas bahasanya. Sehubungan dengan tingkat vitalitas bahasa daerah itu, badan bahasa menawarkan kerja sama untuk kegiatan konservasi dan revitalisasi bahasa daerah melalui balai atau kantor bahasa yang ada di provinsi.


Program lainnya adalah penguatan mitra kebahasaan dan kesastraan, program ini merupakan kegiatan fasilitasi bidang bahasa dan sastra, misalnya ada sastrawan yang ingin karyanya dipublikasikan, jika ada didaerah tentunya diajukan ke balai atau kantor bahasa yang ada di daerah-daerah. Selain itu Program Prioritas selanjutnya yakni penguatan perpustakaan, badan bahasa sudah memiliki banyak karya, karya-karya ini harus disimpan dengan baik. Oleh karena itu, balai perpustakaan dan kantor bahasa harus menjadi perpustakaan terbaik dalam bidang bahasa dan sastra di daerahnya masing-masing.

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan untuk anda tentang "Bahasa Indonesia Sebagai Jati Diri Bangsa", semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda semua.


Sarkomet berkata “Salam Satu Jiwa”.

5 komentar:

  1. Bener banget, banyak dari masyarakat menggunakan bahasa asing atau bahasa globalisasi dan dianggap sudah lumrah baik lisan maupun tulisan jadi Bhasa Indonesia kurang berjaya, program-program diatas semoga dapat meningkatkan kejaayaan terhadapa Bahasa Indonesia.

    BalasHapus
  2. Sebagai bangsa indonesia kita harus bangga dengan bahasa kita sendiri

    BalasHapus
  3. Kereen shob 👍
    Yuuk kita jadiin bahasa indonesia Go International 👍

    BalasHapus