Bacaan Terbaru

Tumbuhnya Harapan Prestasi Olahraga di Daerah

Penandatangan Prasasti Peresmian Lapangan Desa
oleh Menteri Pemuda Dan Olahraga (Imam Nahrowi)

Penyediaan lapangan olahraga yang memadai menjadi salah satu aspek untuk membina olahragawan untuk merealisasikan prestasi tingkat dunia, dengan demikian harapan pemasalan, pembibitan, dan pembinaan olahraga dapat terwujud untuk memajukan prestasi olahraga di tanah air. Desa-desa merupakan tempat munculnya sumber daya olahraga potensial, karena itu tercetuslah oleh Menteri Olahraga dan Pemuda (Menpora) Imam Nahrawi untuk menjalankan Program Satu Desa Satu Lapangan.

Program Satu Desa Satu Lapangan merupakan salah satu program unggulan Kemenpora, dengan program tersebut diyakini dapat menciptakan sumber daya manusia yang baik dalam bidang olahraga. Terlebih banyak diketahui sarana dan prasarana olahraga di desa sangat minim, padahal dari sana diharapkan bibit-bibit atlet potensial lahir melalui pembinaan sejak dini. Selain mencari bibit-bibit unggul, Kemenpora juga ingin memperkenalkan olahraga kepada masyarakat sehingga masyarakat terbiasa sekaligus membudayakan olahraga dalam keseharian.




Tujuan program tersebut juga tak lepas dari harapan pemerintah untuk meningkatkan peran serta dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di bidang olahraga. Dengan adanya sarana dan prasarana olahraga yang layak masyarakat desa dapat mengembangkan minat, bakat dan potensi di bidang olahraga mereka.

Transparansi dana amat sangat ditekankan dalam penerimaan dana program pemerintah. Karena sumber dana berasal dari anggaran dan pendapatan belanja negara (APBN), karena itu penerima bantuan harus memiliki persyaratan khusus. Diantaranya, kesanggupan untuk menerima lapangan olahraga sebagai aset pemerintah desa serta kesanggupan mengembalikan sisa dana bantuan, oleh sebab itu pemerintah harus berhati-hati dalam pemanfaatan anggaran, agar anggaran tersebut dimanfaatkan sebaik mungkin.



Kemenpora berharap desa yang terpilih bisa berkomitmen karena program tersebut betul-betul dilakukan secara selektif yang memenuhi syarat dan standar. Jangan sampai dana yang diberikan disalahgunakan sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah dana dicairkan kemudian pemerintah desa melaksanakan program dengan cara swakelola dan melaporkan hasil pelaksanaan program kepada Kemenpora, lalu akan dilakukan monitoring dan evaluasi.

ada lima jenis pilihan lapangan yang bisa diajukan tiap daerah untuk dibangun atau direhabilitasi, lapangan tersebut antara lain lapangan bola voli, bulu tangkis, panjat dinding, futsal dan sepak bola. tiap desa bisa memilih untuk mengajukan pembangunan atau rehabilitasi, jumlah bantuan yang diberikan berbeda-beda sesuai jenis lapangan yang dipilih.

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan untuk anda tentang"Tumbuhnya Harapan Prestasi Olahraga di Daerah", semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda semua.
Sarkomet berkata “Salam Satu Jiwa”.

Tidak ada komentar