Bacaan Terbaru

MANFAAT DAN CARA PIJATAN PADA BAYI



Tak hanya pada orang dewasa, pijat pada bayi juga memiliki banyak manfaat. Bagi kita yang saat ini memiliki bayi, terlebih yang masih belum bisa merangkak, alangkah baiknya bila kita rutin memijatkan atau memijatnya sendiri bila memang tahu ilmunya. Apa saja manfaat pijat tersebut?
Fungsi pijat yang utama adalah untuk melemaskan otot- otot yang kaku dan relaksasi. Maka, manfaat pijat pada bayi juga untuk membantu si bayi lebih tenang dan damai. Biasanya, bayi yang baru dipijat akan terasa lebih relaks. Bila sebelumnya bayi tidak bisa tidur, suka rewel, dan berat badannya kurang, maka dengan melakukan pemijatan, masalah- masalah tersebut bisa diatasi.
Tujuan pijat pada bayi adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan serta perkembangan bayi yang dilakukan dalam ruangan yang nyaman selama 15 menit yang dilakukan secara rutin. Tetapi ada baiknya Anda sebagai orangtua menjadikan pijat sebagai sebuah rutinitas yang dilakukan sebanyak 3 kali dalam sehari.

Lalu, apakah manfaat pijat pada bayi?
·           Pijat dapat membantu bayi Anda menaikkan berat badan;
·           Meningkatkan frekuensi menyusui pada bayi;
·           Membantu bayi dalam relaksasi;
·           Dapat membuatnya tidur lebih lelap dan lama;
·           Frekuensi menangis dan rewel menjadi berkurang;
·           Tidak mudah marah dan akan lebih santai;
·           Mengembangkan mental, sosial dan fisik;
·          Jika Anda yang melakukan, pijat dapat memberikan ikatan batin antara bayi dan Anda.  Saat Anda menyentuh bayi, maka tubuh Anda akan mengeluarkan hormon oksitosin yang akan memberikan rasa hangat dan juga perasaan cinta. 
Bagaimana caranya melakukan pemijatan pada bayi anda. Ada dua hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan pemijatan pada bayi. Pertama, yang memijat, dan kedua, pada saat melakukan pemijatan. Yang melakukan pemijatan pada bayi sebaiknya orang yang telaten dan sabar. Sebab, tak jarang bayi akan rewel ketika proses pijat dilakukan. Bayi juga biasanya akan menangis keras bila yang melakukan pijat adalah si ibu bayi, akan lebih baik bila si ibu mempersiapkan mental untuk bersabar dan tidak mudah marah.

Persiapan Sebelum Memijat Bayi
Pastikan Anda menyediakan ruangan bersuhu hangat, dengan suasana tenang dan membuatnya nyaman. Lalu siapkan segala perangkat yang Anda butuhkan saat memijat bayi seperti handuk atau tatakan untuk alas bayi, minyak untuk menggosok. (disarankan memakai baby oil atau minyak zaitun), pakaian bersih, dan popok. Setelah semua peralatan siap dan kondisi bayi memungkinkan untuk dipijat, Anda bisa mempraktikkan pijat bayi yang dimulai dari:
·           Tungkai

Mulailah memberi pijatan dari tungkai atau pangkal paha hingga ke bawah. Area ini dianggap kurang sensitif sehingga bagus untuk memulai sebuah pijatan. Tuang sedikit minyak ke telapak tangan, lalu gosok-gosok hingga terasa hangat di tangan Anda. Setelah itu mulai pijat lembut bagian paha ke arah bawah dan turun ke area betis.
Setelahnya Anda bisa mulai memijat punggung kakinya dengan gerakan memutar. Anda dapat memberi sedikit usapan saat memijat bagian pergelangan kaki sampai ke jari kaki. Kemudian beralihlah ke bagian telapak kakinya. Gunakan ibu jari Anda saat memijat area ini. Terakhir, Anda bisa memijat jari-jemarinya. Ambil tiap jari memakai ibu jari dan jari telunjuk Anda, lalu tarik dengan lembut. Lakukan pada kesepuluh jarinya.
·           Lengan

Usai memijat bagian tungkai, beralihlah ke bagian lengan. Mulai pijatan dari lengan bagian atas hingga ke pergelangan tangannya. Sesampainya di pergelangan tangan, putar lembut bagian ini beberapa kali. Lalu pijat telapak tangannya memakai ibu jari Anda. Akhiri sesi ini dengan memijat lembut jari-jemarinya.
·           Dada

Letakkan kedua tangan Anda di atas jantung si Kecil. Lalu pijat lembut ke arah luar dan tekan lembut dadanya dengan telapak tangan Anda. Ulangi gerakan ini beberapa kali. Kemudian, letakkan satu tangan Anda di bagian atas dadanya, lalu pijat lembut ke arah paha.
·           Punggung 

Posisikan si Kecil dalam keadaan tengkurap, kemudian pijat area tulang belakang leher hingga bokong memakai ujung jari Anda. Akhiri pijat bayi ini dengan pijatan panjang dari bahu hingga kakinya. Setelah itu, Anda bisa memakaikan popok dan baju serta memeluknya. Usai dipijat, si Kecil mungkin akan terlelap dengan cepat.

Saat melakukan pemijatan, hindari untuk memakai perhiasan apapun jenisnya karena benda-benda tersebut bisa melukai bayi. Pilih juga minyak pijat yang membuat bayi merasa nyaman, yang tidak panas dan pedas tentunya. Dan, saat ingin memijat bayi, pastikan bahwa si bayi tidak dalam kondisi mengantuk apalagi tidur. Pastikan juga bahwa mood si bayi saat itu sedang baik.
namun, perlu Anda ketahui bahwa sebelum melakukan pijat pada bayi sebaiknya ketahui terlebih dahulu kapan waktu yang tepat untuk melakukan pijat pada bayi, yaitu waktu dimana bayi tidak merasa kenyang maupun lapar. Selain itu perhatikan juga tubuh bayi, jika ia sudah menunjukkan enggan untuk dipijat sebaiknya tidak dilakukan. 
Tak hanya itu, jangan membangunkan bayi dari tidur hanya untuk dipijat. Tunggulah si kecil hingga ia sudah terlihat siap untuk dipijat dengan cara mulai berinteraksi dengan Anda. Waktu yang tepat adalah saat si kecil setelah mandi dan juga sebelum ia tidur.
Ilustrasi Pijat Bayi

Agar si Kecil menikmati kegiatan pijat bayi ini dengan maksimal, perhatikan segala isyarat yang dikeluarkan olehnya. Isyarat ini bisa menjadi sinyal apakah dia suka dengan pijatan Anda atau tidak. Segera hentikan pijatan jika si Kecil mulai menangis karena itu pertanda bahwa dia sudah merasa cukup dengan pijatan Anda.
Demikian informasi yang dapat saya sampaikan untuk anda tentang Manfaat dan Cara Pijatan Bayi, semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda semua.

Sarkomet berkata “Salam Satu Jiwa”.

Tidak ada komentar